Langsung ke konten utama

Postingan

ROMANSA KEHIDUPAN

Romansa kehidupan Hidup ini rahasia, ya rahasia yang besar yang tidak ada seorang pun memahaminya dan mengetahui jalan ceritanya. Tidak aku, kau atau mereka. Kita semua sama, berperan dalam peran masing-masing dalam kehidupan penuh rahasia tersebut, bertalian dalam benang merah alur kehidupan. Apa yang terjadi pada ku, pada mu dan pada mereka sudah ada yang mengatur, entahlah. Apa yang menjadi jalan hidup ku, hidup mu dan hidup mereka juga sudah di tetapkan, namun kita diberikan akal dan pemahaman untuk memilih jalan hidup yang kita ambil termasuk resiko nya.   Pemahaman akan hidup itu sendiri yang dapat di artikan dalam banyak pola pemikiran, tergantung akan kedewasaan kita dalam memahami. Ah ya lagi-lagi soal pemahaman. Semua akan selalu berubah "pemahaman" akan selalu berubah, mengalami peningkatan selalu dan akan selalu begitu.  Bahwa hidup harus menerima penerimaan yang indah, bahwa hidup harus mengerti pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami pemahaman ...

di sini ada LOGIKA !

bismillah wal alhamdulillah... sejak sering berada di lingkungan organisasi kini ku sering mendengarkan dan berbica ra dengan teman2 mulai dari yg bermanfaat sampai tidak bermanfaat hehe..... tapi menurut ku tetap saja bermanfaat karna yg bernilai adalah kebersamaannya. sempat malam ini aku berfikir tentang logika. apa itu logika ? apakah logika selalu di kedepankan ketika berfikir? apakah anda yakin dg berlogika akan mendapatkan suatu kebenaran? Na...yuk kita belajar dari hadist. masih ingat dengan hadist ini kawan, "as sholatu imaadu ddin faman aqomaha faqod aqoomaddin faman tarookaha faqod hadaamaddin" yang katanya sholat itu sebagai tiang agama. bagimana kita bisa berlogika dengan pernytaan ini ?? maka, dengan mencari asbaabun nuzul dan asbaabul furudnya. kita bisa tau, mari kita hubungkan dengan hadist yg menjelaskan bahwa islam di bangun dengan 5 fondasi. di ataranya ada syahadat, sholat, zakat, puasa dan haji. maka ketika di hubungkan dengan sholat adalah tiang agama...

di balik pekerjaan wanita

salah satu topik yang si bahas dalam Al- Qur'an adalah mengenai perempuan. bahkan Al-Quran memberi perhatian khusus terhadap perempuan. yang mana dapat di buktikan dengan adanya surat An- Nisa yang berarti perempuan. selain dalam surat tersebut, ada hal-hal yang berkaitan dengan perempuan selain dalam surat An-Nisa juga di terangkan dalam surat-surat lainnya. dan tidak ada satupun ayat  yang me claim bahwa perempuan adalah manusia kelas dua setelah laki-kaki dg di ciptakannya dari tulang rusuk laki-laki. islam dengan semua ajarannya menempatkan perempuan sesuai dengan kodratnya. islam mengatur perempuan dengan memperhatikan kondisi alam, biologis juga konstruksi sosial budayaannya. yang mana ini sering menjadi perdebatan tentang persamaan hak antara laki-laki dan perempuan. selain karna faktor pemahaman agama yang tak sama, juga karna kondisi sosial masyarakat yang berbeda membuat perdebatan tersebut semakin sengit dan tidak ada akhirnya. di negara kita, khususnya di desa desa, p...

Emansipasi wanita

'KILAU SANG PUJANGGA BANGSA' Dunia tau janji suci yang Menancap di hati Lihatlah, siapa yang tak tau wanita yang mengharumkan bangsa sanubari. hujan tiada berhenti kabut perlahan menyelimuti adat dan budaya berpilih kasih hak perempuan pun dibatasi tangis membanjir di pipi tak ada satupun peduli  sekalipun rintihan bertubi-tubi para insan berpura-pura tuli. perempuan dikekang Perempuan dilarang Perempuan dibuang perempuan terbelakang Namun kini, kilau semakin berkembang di pradaban pujangga semakin dikenang  berkat sang Raden ajeng kartini yang berkata merdeka pada kenyataan. Oleh  : Nur sholikha                                   

Budayaku Identitasku

Generasi muda, generasi  penerus bangsa, jika dilihat dalam skala prioritas, Meposisikan budaya jauh dari posisi  utama. Bahkan nilai-nilai moral budaya indonesia perlahan mulai memudar, akankah yang menjadi jati diri bangsa akan lenyap oleh waktu? Rasa bangga serta hormat terhadap bangsa adalah suatu penyanjungan warganegara terhadap negaranya.  Kepedulian terhadap bangsa ialah satu cerminan kelakuan warga suatu negara yang menggambarkan identitas negara. negara kita indonesia megganut sistem toleransi akan kepercayaan. yang memiliki 1.128 suku bangsa dan 748 bahasa. Sedari kecil dulu kita munggkin sering degar bahwasanya indonesia dipandang baik dalam bersikap, sopan dalam bertutur kata, santun dalam bertindak ' hal itulah yang dikatakan wisatawan asing ketika ditanya prihal indonesia. yang jadi pertanyaan ,apakah anggapan itu benar?  Sedangkan sekarang sering kita jumpai dalam kehidupan sosial. 'budaya sudah dipandang sebelah mata bagi kalangan muda. Di za...

bosan jangan di pelira

sering kali kita merasa bosan, banyak tugas yg harus di selesaikan. kejar setoran, di kejar jadwal, setelah ini harus itu, pergi ke sana ke mari, angkat telfon berulang-berulang, di tambah lagi bikin laporan yg rumit. duhhh...pasti puyeng rasanya. ya...itu mesti di basmi, jangan di pelihara. Na, yuk kita simak yg satu ini, bosan di jamin hilang !! 1. jangan menutup diri. coba cari inisiatif, dengarkan kata hatimu. apa yg kamu inginkan ? dan lakukan. bisa jd undang teman2mu dan silahkan have fun bersamanya. pasti reda rasa bosannya. 2. perbanyak teman memang teman selain jd teman dekat, tp mempunyai teman banyak juga sangat banyak manfaatnya. apalagi temannya kece2,gokil. seru tp juga kadang kala serius. asyikk tuh. klo kita bosan,  merekalah penghiburnya. so banyak teman. why not ??? 3. pergi ke tempat yg mengasyikkan wau...lebih menyenangkan tuh. apalagi pergi bersama teman dekat atau someone special cie cie....lalu coba cari tempat yg lapang dan terbuka dan teriaklah seken...

ketua umum IPPNU PP dari masa ke masa

1. Dra Hj umroh mahfudhoh (1955-1956) 2. Hj Basyiroh saimuri (1956-1960) 3. Hj machmudah Nachrowi (1960-1963) 4. Dra Hj Faridah Purnomo (1963-1966) 5. Dra Hj Machsanah Asnawi (1966-1976) 6. Dra Hj Ratu Ida mawaddah Noor (1976-1981) 7. Dra Hj Misnar ma'ruf Bachtiar (1981-1988) 8. Dra Hj Titien Asiah wahiduddin (1988-1996) 9. Dra Hj Ulfah Mashfufah (1996-1999) 10. Dra Hj Safira machrusah(1999-2003) 11. Ratu dian hatifah (2003-2006) 12. Siti Soraya Devi (2006-2009) 13. Hj Wafa Patria Umma (2009-2012) 14. margaret Aliyah Maimunah (2012-2015) 15. puti hasniyah (2015-2018)