Langsung ke konten utama

ROMANSA KEHIDUPAN

Romansa kehidupan

Hidup ini rahasia, ya rahasia yang besar yang tidak ada seorang pun memahaminya dan mengetahui jalan ceritanya. Tidak aku, kau atau mereka. Kita semua sama, berperan dalam peran masing-masing dalam kehidupan penuh rahasia tersebut, bertalian dalam benang merah alur kehidupan. Apa yang terjadi pada ku, pada mu dan pada mereka sudah ada yang mengatur, entahlah. Apa yang menjadi jalan hidup ku, hidup mu dan hidup mereka juga sudah di tetapkan, namun kita diberikan akal dan pemahaman untuk memilih jalan hidup yang kita ambil termasuk resiko nya.  

Pemahaman akan hidup itu sendiri yang dapat di artikan dalam banyak pola pemikiran, tergantung akan kedewasaan kita dalam memahami. Ah ya lagi-lagi soal pemahaman.

Semua akan selalu berubah "pemahaman" akan selalu berubah, mengalami peningkatan selalu dan akan selalu begitu. 

Bahwa hidup harus menerima penerimaan yang indah, bahwa hidup harus mengerti pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami pemahaman yang tulus. Tak peduli lewat apa penerimaan pengertian dan pemahaman itu datang. Tak masalah meski lewat kejadian sedih dan menyakitkan. 

Apa yang yang terjadi pada ku, pada mu dan pada mereka tentu menghasilkan penerimaan,pengertian dan pemahaman yang berbeda. 

Daun saja dapat tidak membenci angin seumpama ia di pisahkan dari dahan yang menopang nya selama ini, dahan yang membuat ia nyaman. Terpisahkan dari dahan yang disana ada bunga yang membuat tampilan nya lengkap indah. Lalu dihembuskan dan luluh jatuh, kata jatuh tentu memiliki penerimaan, pengertian dan pemahaman yang sama antara aku, kamu dan mereka. "jatuh" tentu sakit, terluka, kecewa, sedih dan menyakitkan. Tapi belajarlah pada daun bahwa ia tidak pernah membenci angin yang membuatnya jatuh ke tanah. 

Daun memiliki penerimaan, pengertian dan pemahaman yang indah. Baginya "jatuh" tak selamanya sakit, terluka, kecewa, sedih dan menyakitkan. Baginya "jatuh" adalah babak baru, ia akan  mengalami evolusi yang berarti "butuh waktu" untuk mengubah dirinya menjadi humus. Ya humus. Pupuk alami yang akan memberikan efek baik bagi sang pohon. Memberikan efek yang baik bagi sang tanah. Jatuh nya tidak pernah sia-sia. Maka ia tak membebani dengan menyalahkan dan membenci angin.

Tak selamanya kejadian sedih dan menyakitkan menimbukan keburukan. Dengan penerimaan,pengertian dan pemahaman yang sederhana seperti sang daun kau akan menemukan kebahagiaan.

oleh : Nur sholikha-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

K.H. Idham Chalid

Menyebut nama Kiai Idham Chalid, ingatan kita tentu akan melayang pada gonjang-ganjing NU pada tahun 1982-1984, yang melahirkan sekaligus menghadapkan dua kubu tokoh-tokoh nahdliyyin: kubu Cipete dan kubu Situbondo. Konflik internal NU itu juga yang kemudian membuat Idham dianggap kontroversial. Bahkan ia dijuluki “politikus gabus”, karena dianggap  tidak memiliki pendirian. Tak banyak yang mau melihat sisi lain kebijakan-kebijakan Kiai Idham, yang sebenarnya sangat NU dan sangat Sunni. Sebagai politisi besar NU yang lihai, Idham memang memainkan dua lakon berbeda, sebagai politisi dan ulama. Sebagai politisi, ia melakukan gerakan strategis, dan bila perlu kompromistis. Sebagai ulama, ia bersikap fleksibel, tapi tetap tidak terlepas dari jalur Islam dan tradisi yang diembannya. Semua itu ia lakukan sebagai bagian dari upaya kerasnya menjaga stabilitas kalangan bawah nahdliyyin, yang menjadi tanggung jawabnya, agar selamat fisik dan spiritual melewati masa-masa gawat tran...

di sini ada LOGIKA !

bismillah wal alhamdulillah... sejak sering berada di lingkungan organisasi kini ku sering mendengarkan dan berbica ra dengan teman2 mulai dari yg bermanfaat sampai tidak bermanfaat hehe..... tapi menurut ku tetap saja bermanfaat karna yg bernilai adalah kebersamaannya. sempat malam ini aku berfikir tentang logika. apa itu logika ? apakah logika selalu di kedepankan ketika berfikir? apakah anda yakin dg berlogika akan mendapatkan suatu kebenaran? Na...yuk kita belajar dari hadist. masih ingat dengan hadist ini kawan, "as sholatu imaadu ddin faman aqomaha faqod aqoomaddin faman tarookaha faqod hadaamaddin" yang katanya sholat itu sebagai tiang agama. bagimana kita bisa berlogika dengan pernytaan ini ?? maka, dengan mencari asbaabun nuzul dan asbaabul furudnya. kita bisa tau, mari kita hubungkan dengan hadist yg menjelaskan bahwa islam di bangun dengan 5 fondasi. di ataranya ada syahadat, sholat, zakat, puasa dan haji. maka ketika di hubungkan dengan sholat adalah tiang agama...

penjahat kecil

Judul : penjahat kecil Oleh. : M. Khoirul Anam Dentang alarm kali ini terasa amat memuakkan bagi roi, ia masih belum ingin beranjak dari tidurnya meski jam sudah menunjukkan pukul tujuh lebih seperempat, ini kali ke tiga alarm itu berbunyi dan kali ke tiga pula di diamkan oleh roi, setidaknya ia ingin menutup matanya sebentar lagi, sebelum ia kembali ke jalanan bernyanyi bersama gitarnya demi mendapat rupiah. Liana (adik ROI) sudah berangkat ke sekolah setengah jam lalu, jadi tak ada alasan lagi bagi roi untuk terbangun di jam - jam segini, termasuk untuk sekolah, sudah satu minggu ini roi tak kembali kesekolah, bahkan untuk lewat di depannya pun ia enggan, itu akan sangat mengingatkan ia akan semua kenangan indah bersama teman sekelasnya, terlebih mengingatkannya pada hardi, kakak yang selalu mengingatkannya akan penting nya sekolah, wajibnya pendidikan, dan juga betapa sulitnya kehidupan. saat itu hardi masih berusia 10 tahun bekerja membanting tulang tanpa lelah demi ...